Welcome
Pengikut
teman seperjuangan di mana kita selalu bersama mengerjakan segala sesuatu yang sifatnya positif baik itu tgas kelompok maupun pribadi dan di situ kita selalu saling membantu, juga saling memberi masukan demi kelancaran dan kesuksesan dan uga selama di kos kta selalu makan bareng dan berbagi baik itu susah maupun tawa canda so i juts wanna say thank for the all and i will be miss you forever ever and ever my friend

Satu hal yang menjadi daya tarik dari Pantai Tangsi / Pantai Pink
adalah pasirnya yang berwarna Pink alias Merah Muda. Jika dan di
Indonesia cuma ada dua lho pantai yang berpasir Pink, salah satunya
adalah yang berlokasi di Pulau Komodo NTT. Kalau dilihat lebih dekat,
sebenarnya warna asli pasir Pantai ini sebenarnya putih, namun karena
bercampur dengan serpihan serpihan terumbu karang yang berwarna pink,
seiring prosesi alam lalu serpihan serpihan terumbu karang ini kemudian
menyatu dan membentuk warna merah muda, apalagi saat terkena air laut
dan terpapar sinar matahari, sehingga warna Pink nya jelas sekali
terlihat.
Selain pasir pantainya yang berwarna khas pink, Pantai ini juga
memiliki panorama alam yang sangat mengesankan. Dikelilingi oleh tebing
- tebing yang cukup tinggi dengan berugak (semacam pondok / pendopo)
diatasnya yang disediakan untuk para wisatawan menikmati hamparan
lautan lepas. Pemandangan dari atas tebing juga akan membuat anda
terpukau dengan panorama indah dibawah tebing. Aroma air laut yang
khas, belaian hembusan angin dan suara ombak yang membentur karang
membuat hati siapapun yang berkunjung kesini menjadi tenang.
Untuk mencapai lokasi Pantai Tangsi / Pantai Pink membutuhkan
waktu dua jam dari Kota Mataram, jarak yang lumayan jauh. Rutenya sama
persis dengan Rute menuju Tanjung Ringgit, karena memang lokasi
keduanya berdekatan. Hanya saja Pintu masuk Pantai Tangsi berada di
sebelah kiri, sekitar 1 KM sebelum Tanjung Ringgit. Nah di Pintu
masuknya itu ada petunjuk/ rambu kecil disebelah kiri jalan bertuliskan
"Pantai PINK 50 meter"
Pantai Pink memiliki arus yang cukup tenang dengan deburan
ombak yang sangat kecil, sehingga asik untuk bermain - main dan tidak
membahayakan. Jika sempat bersnorkeling, maka anda akan dibuat takjub
oleh terumbu terumbu karangnya yang sangat indah. Walaupun sebagian
titik terumbu terumbu karang yang terlihat hanya berupa sisa sisa
terumbu karang yang sudah hancur oleh jangkar - jangkar perahu para
Nelayan.

Read more...
Sasak Hill Trek
A two days-one night, great experience over Pegasingan Hill We invite you to join our two–day walk through the rice fields, to chat with the farmers and enjoy the scenery from the...
The Rinjani Trek is managed by a unique partnership of National Park, tourism industry and the local community. Activities focus in the Community - run cooperatives at Rinjani Trek Centre ( RTC ) in Senaru and the Rinjani Information Centre ( RIC ) in Sembalun Lawang. Under the guidance of the Rinjani Trek Management Board ( RTMB ), each are run by a stakeholders' committee who look after roster systems for guides and porters, village tours, trek trail maintenance, and handicraft sales. Revenue from tourism activities and entry fees is used for conservation, training and management of the Rinjani Trek, thus ensuring sustainability.
Lokasi Berselancar
Pantai kuta terkenal dengan tempat berselancar dan banyak
terdapat spot yang masih tersembunyi. Untuk sementara tempat
di sebelah kiri teluk Pantai Kuta dan spot lainya ada di
Tanjung timur Tanjung Aan, untuk mencapai tempat ini anda
bisa menggunakan perahu nelayan yang bisa di sewa.

Menuju sekitar 7 kilometer sebelah timur pantai Kuta adalah Pantai Gerupuk yang merupakan tempat terfavorite saat ini, dan tidak kalah adalah Pantai Belongas yang menjadi salah satu pilihan para perselancar, namun kebanyakan dari tempat ini memerlukan perahu karena jaraknya yang agak jauh dari pantai.
Penduduk setempat mempercayai Nyale memiliki
tuah yang dapat mendatangkan kesejahteraan bagi yang menghargainya dan
mudarat bagi orang yang meremehkannya.”Itulah yang berkembang selama
ini,” ujar seorang warga Lombok Tengah.
Tradisi menangkap Nyale (bahasa sasak
Bau Nyale) dipercaya timbul akibat pengaruh keadaan alam dan pola
kehidupan masyarakat tani yang mempunyai kepercayaan yang mendasar akan
kebesaran Tuhan, menciptakan alam dengan segala isinya termasuk
binatang sejenis Anelida yang disebut Nyale. Kemunculannya di pantai
Lombok Selatan yang ditandai dengan keajaiban alam sebagai rahmat Tuhan
atas makhluk ini.
Beberapa waktu sebelum Nyale keluar
hujan turun deras dimalam hari diselingi kilat dan petir yang
menggelegar disertai dengan tiupan angin yang sangat kencang.
Diperkirakan pada hari keempat setelah purnama, malam menjelang Nyale
hendak keluar, hujan menjadi reda, berganti dengan hujan rintik-rintik,
suasana menjadi demikian tenang, pada dini hari Nyale mulai menampakkan
diri bergulung-gulung bersama ombak yang gemuruh memecah pantai, dan
secepat itu pula Nyale berangsur-angsur lenyap dari permukaan laut
bersamaan dengan fajar menyingsing di ufuk timur.
Surga Beach Lombok

Surga Beach Lombok is the beach side that named Heaven on the Planet. The hotel is located above the cliff, and you need to take a walk downstairs for approximatelly 180 stairs. This place is located on a beach that called as Pantai Surga, Ekas – Lombok, Indonesia. White sandy, clear water, Heaven Rocks.
Surga Beach Located about half hours from ekas. On Pantai Surga, (Pantai Surga called in Indonesian language) we can see great view of beach. With small hill surround it so it’s a great place to take a hide from your bussy life. If you like to take surfing, great wave on the Surga Beach surfing make some great expectations for your experience.
Surga Beach Lombok Maps

MENARIK MINAT WISATAN DENGAN KEUNIKAN LOMBOK :
Pengunjung melihat para pengrajin membuat karya seni pahat Khas Lombok,
pada Lombok-Sumbawa Travel Fair (LSTTF) 2012, di Mall Kota Kasablanka,
Jakarta, Sabtu (1/12). LSTTF 2012 yang menampilkan berbagai keunggulan
dan potensi yang dimiliki Lombok-Sumbawa sebagai "Origin Destination"
ini, untuk memberikan informasi lengkap dan menarik sebagai daya pikat
Lombok-Sumbawa, kepada wisatawan dalam dan luar negeri agar datang ke
Lombok-Sumbawa. 
MENARIK MINAT WISATAN DENGAN KEUNIKAN LOMBOK :
Penari beristirahat usai menyambut tamu dengan "Tarian Selamat Datang"
pada penyelenggaraan Lombok-Sumbawa Travel Fair (LSTTF) 2012, di Mall
Kota Kasablanka, Jakarta, Sabtu (1/12). LSTTF 2012 yang menampilkan
berbagai keunggulan dan potensi yang dimiliki Lombok-Sumbawa sebagai
"Origin Destination" ini, untuk memberikan informasi lengkap dan menarik
sebagai daya pikat Lombok-Sumbawa, kepada wisatawan dalam dan luar
negeri agar datang ke Lombok-Sumbawa. Foto : daridulu/ Kroen.
Pengalaman paling berkesan untuk saya di Lombok
adalah ketika menghabiskan satu malam di Gili Trawangan. Inilah
destinasi wisata paling favorit di Pulau Lombok dalam beberapa tahun
belakangan ini. Saya seperti sedang berada di luar Indonesia ketika
menghabiskan waktu di pulau kecil yang dapat dijangkau dalam waktu 45
menit dari Dermaga Bangsal, Lombok ini.
Wisatawan asing mendominasi Gili Trawangan. Mereka berbusana seadanya
dan berkeliaran di seluruh pulau yang dapat dikelilingi selama tiga jam
saja ini. Bahkan, banyak turis asing berjemur di pantai berpasir putih
dengan bertelanjang dada. “Karena itu, jangan lupa membawa kacamata
hitam ke Gili Trawangan,” kata Jun, rekan yang mengantar ke sana.
Lima hari berada di Lombok sungguh sangat tidak terasa. Masih sangat
banyak tempat-tempat eksotis di pulau ini yang belum saya kunjungi.
Mungkin tidak lama lagi saya akan kembali ke sini…






